Kembali ke Portal Berita
Startup

Prof. Brian Yuliarto S.T., M.Eng., Ph.D., Menteri Kemdiktisaintek, Beri Sambutan Inspiratif di Acara Maharaja UNPAS 2026

BISDIGERS
BISDIGERSDosen / Penulis Utama
16 September 2026
3 min read
182 views
Prof. Brian Yuliarto S.T., M.Eng., Ph.D., Menteri Kemdiktisaintek, Beri Sambutan Inspiratif di Acara Maharaja UNPAS 2026

Bandung, 15 September 2026 — Acara Maharaja Universitas Pasundan tahun akademik 2026/2027 berlangsung megah di Gedung Sabuga Bandung, dihadiri ribuan mahasiswa baru, sivitas akademika, serta jajaran pimpinan universitas. Momen tersebut menjadi semakin istimewa dengan hadirnya Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., Menteri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yang memberikan sambutan utama.

Dalam pidatonya, Prof. Brian menyampaikan kisah personal tentang seorang mahasiswa bimbingannya di ITB—berasal dari keluarga sederhana, nyaris tidak mampu melanjutkan kuliah, namun memiliki tekad yang tidak pernah padam. Kisah itu menjadi pintu masuk bagi pesan utamanya: mimpi besar bukan milik mereka yang lahir dalam kemewahan, tetapi milik mereka yang tidak berhenti melangkah.

“Seluruh mimpi yang kalian inginkan itu pasti bisa didekatkan. Yang membedakan orang-orang yang mendapatkan mimpi dengan tidak hanyalah mereka berhenti sebelum akhirnya,” ujarnya.

Prof. Brian juga menyinggung figur global seperti Sundar Pichai, CEO Google, sebagai contoh bahwa asal-usul bukanlah batasan. Ia menekankan bahwa Indonesia membutuhkan lulusan yang bukan hanya kompeten, tetapi memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Lulusan-lulusan hebat adalah mereka yang paling banyak memberikan manfaat,” tuturnya di hadapan para mahasiswa baru.

rektor dan mahasiswa unpas.jpeg

🎓 Pesan Penting untuk Mahasiswa Baru UNPAS

Dalam bagian akhir sambutannya, Prof. Brian menekankan tiga pesan kunci:

  • Bangkit dari kegagalan — nilai buruk, ditolak organisasi, bisnis yang tidak berjalan, atau salah memilih prodi adalah bagian dari perjalanan. Yang penting adalah kembali bangkit.

  • Membangun kebiasaan baik setiap hari — bukan jas almamater yang menentukan masa depan, tetapi pilihan-pilihan kecil yang dilakukan secara konsisten.

  • Menjadi pembuat, bukan sekadar pengguna — terutama dalam teknologi, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memakai, tetapi menciptakan.

“Yang menentukan perjalanan kalian bukan jas tersebut, tetapi minat-minat kecil yang kalian ambil setiap harinya.”

suasana maharaja.jpeg

🏛️ Makna Strategis bagi UNPAS dan Pendidikan Indonesia

Sambutan Prof. Brian selaras dengan arah kebijakan Kemdiktisaintek yang menekankan:

  • pendidikan berbasis karakter,

  • penguatan kompetensi praktis,

  • dan penciptaan lulusan yang siap berkontribusi pada pembangunan nasional.

Bagi Universitas Pasundan, pesan ini memperkuat komitmen institusi dalam membentuk lulusan yang unggul, mandiri, dan berdampak.

📌 Penutup

Acara Maharaja UNPAS 2026 bukan hanya seremoni penyambutan mahasiswa baru, tetapi momentum penegasan bahwa perjalanan akademik adalah perjalanan membangun diri dan bangsa. Sambutan Prof. Brian Yuliarto menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang berani bermimpi dan tidak mudah menyerah.

Bagikan Reaksi Anda terhadap Berita Ini

Bagikan Artikel Ini
BISDIGERS

Tentang Penulis

BISDIGERS

Akun ini dikelola oleh Ketua Program Studi Bisnis Digital FEB UNPAS dan Staf.

Diskusi Komunitas (0)

Tertarik ikut berdiskusi? Login di sini menggunakan akun Kreator / Editor Anda.
Belum ada komentar diskusi. Jadilah yang pertama memberikan opini cerdas Anda!